Demokrasi bukan sekadar tentang pemilihan umum, pergantian kekuasaan, atau kebebasan menyampaikan pendapat. Di balik mekanisme demokrasi yang berlangsung secara rutin, terdapat pertarungan kepentingan, perebutan pengaruh, dinamika partisipasi masyarakat, serta persoalan mendasar mengenai siapa yang sesungguhnya memiliki kuasa dan bagaimana kekuasaan itu dijalankan. Mengkaji Demokrasi Indonesia: Kontestasi, Partisipasi, dan Transformasi Politik Kontemporer mengajak pembaca memahami wajah demokrasi Indonesia secara lebih mendalam, kritis, dan menyeluruh di tengah perubahan politik, perkembangan teknologi digital, serta tantangan representasi yang terus berkembang.
Melalui pembahasan yang beragam, buku ini menelusuri dinamika perilaku pemilih, strategi kampanye politik, sistem pemilihan umum, persaingan antarpartai, hingga pengaruh media sosial, kecerdasan buatan, algoritma, dan perlindungan data terhadap kehidupan demokrasi. Pembaca juga diajak mencermati hubungan antara kebijakan publik, bantuan sosial, keuntungan politik petahana, hilirisasi, dan pemusatan kewenangan dalam pembangunan. Tidak kalah penting, buku ini menyoroti perjuangan keterwakilan perempuan, kebijakan afirmatif, politik gender, serta gerakan sosial dalam memperluas ruang partisipasi dan memperjuangkan kesetaraan. Berbagai persoalan tersebut memperlihatkan bahwa demokrasi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan institusi dan aturan, tetapi juga oleh distribusi kekuasaan, kualitas representasi, kebebasan warga, dan kemampuan masyarakat untuk mengawasi jalannya pemerintahan.
Disusun melalui beragam perspektif pemikiran ilmu politik, buku ini menawarkan sudut pandang untuk membaca demokrasi Indonesia sebagai proses yang terus berubah, diperdebatkan, dan dibentuk oleh interaksi antara negara, elite politik, masyarakat, serta teknologi. Karya ini relevan bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi politik, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang ingin memahami persoalan demokrasi Indonesia melampaui dinamika elektoral semata. Pada akhirnya, buku ini mengajak kita merenungkan sebuah pertanyaan penting: apakah demokrasi telah memberikan ruang yang setara bagi setiap warga untuk berpartisipasi dan memengaruhi keputusan publik, ataukah masih menyisakan ketimpangan dalam akses dan penggunaan kekuasaan? Sebuah bacaan untuk memahami demokrasi bukan hanya dari siapa yang menang, melainkan juga dari bagaimana kekuasaan diperoleh, dijalankan, dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| ISBN | |
| Penulis Buku | Muhammad Asfar | Ali Sahab | Burhanuddin Muhtadi | Asep Abdul Sahid A. Ramlan Surbakti | M. Faishal Aminuddin | Andi Suwarko | Warijo Hasyim Asy’ari | I Gede Wahyu Wicaksana | Dimas Septo Nugroho Caroline Paskarina | Ahmad Alhiqni Farhan | Ajeng Widya Prakasita Dimas Lazuardy Firdauz | Tri Handoko | Asep Setiawan | Sri Yunanto Dwi Windyastuti Budi Hendrarti | Endang Sari | Aribowo Longgina Novadona Bayo |
| Editor | Muhammad Asfar dan Dimas Lazuardy Firdau |
| Penyunting | Salsabila Azhara, S.Pd. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Penerbit | CV. Pustaka Press Indonesia |
| Kategori | Ilmu Politik |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.